UNDIP Global Classroom, Kuliah Internasional tentang Pemodelan Matematika: Pengolahan Citra Fuzzy

Semarang, April 2026 – Magister Matematika FSM Universitas Diponegoro melalui program Undip Global Classroom (UGC) sukses menyelenggarakan kuliah internasional berjudul “Mathematical Modelling: Fuzzy Image Processing” pada tanggal 15 dan 22 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Suzelawati Zenian dari Universiti Malaysia Sabah, Malaysia, dengan PIC Prof. Dr. Widowati, M.Si., serta diikuti oleh mahasiswa sarjana, pascasarjana, dosen, serta peneliti yang memiliki ketertarikan pada bidang matematika, kecerdasan buatan, dan pengolahan citra digital.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman konseptual dan wawasan praktis mengenai peran pemodelan matematika dalam pengembangan teknologi pengolahan citra. Selama dua sesi perkuliahan, peserta memperoleh pengetahuan tentang bagaimana konsep-konsep matematika digunakan untuk merepresentasikan, menganalisis, dan meningkatkan kualitas citra digital yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dalam paparannya, Dr. Suzelawati menjelaskan prinsip dasar pengolahan citra yang memanfaatkan konsep aljabar linear, khususnya vektor dan matriks. Beliau menunjukkan bahwa citra digital dapat direpresentasikan sebagai matriks yang memuat nilai intensitas piksel, kemudian diolah melalui berbagai operasi matematika seperti filtering, enhancement, kompresi, dan transformasi citra.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah penerapan logika fuzzy dalam pengolahan citra. Berbeda dengan logika biner yang hanya mengenal nilai 0 dan 1, logika fuzzy memungkinkan penggunaan nilai keanggotaan yang berada di antara kedua nilai tersebut. Pendekatan ini memungkinkan sistem menangani ketidakpastian secara lebih efektif dan menghasilkan analisis citra yang lebih fleksibel. Beberapa contoh penerapan yang dipaparkan meliputi klasifikasi tingkat kecerahan citra dan reduksi noise pada citra medis tanpa menghilangkan batas-batas objek penting.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan terkait implementasi metode fuzzy pada teknologi digital modern menunjukkan meningkatnya minat sivitas akademika terhadap pengembangan pemodelan matematika dan kecerdasan buatan sebagai solusi bagi berbagai permasalahan nyata.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Universitas Diponegoro terus memperkuat jejaring kerja sama akademik internasional sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pembelajaran yang berwawasan global. Program Undip Global Classroom diharapkan dapat memperluas wawasan peserta serta menginspirasi pengembangan riset dan inovasi berbasis pemodelan matematika untuk menjawab tantangan teknologi di masa depan.