
Gambar 1. Flyer UGC Riset 1
Semarang-Program Studi Doktor Sains dan Matematika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan riset bertaraf internasional melalui penyelenggaraan program UNDIP Global Classroom (UGC). Kegiatan UGC ini dengan PIC Prof. Dr. Widowati, M.Si., menghadirkan Assoc. Prof. Cahyo Budiman, Ph.D. dari University Malaysia Sabah sebagai narasumber yang membahas topik penting mengenai Research Design and Scientific Writing, yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai bidang ilmu. Program ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas akademik dan meningkatkan daya saing publikasi ilmiah di tingkat global. Penyelenggaraan program UGC dilaksanakan secara daring pada tanggal 25 dan 29 Mei 2026.
Pada sesi pertama (25 Mei 2026), pemaparan materi dengan topik Research Design and Methodology yang menekankan pentingnya perencanaan penelitian yang matang, mulai dari perumusan masalah, penentuan tujuan penelitian, pemilihan metode yang tepat, hingga penyusunan kerangka konseptual. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bagaimana membangun desain penelitian yang logis dan terstruktur sehingga mampu menjawab pertanyaan penelitian secara ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.

Gambar 2. Antusiasme peserta mengikuti diskusi research design and methodology
Dalam sesi yang berlangsung secara interaktif, narasumber internasional memaparkan berbagai aspek fundamental dalam perancangan penelitian yang berkualitas, mulai dari perumusan masalah penelitian, penyusunan kerangka konseptual, pemilihan metodologi yang tepat, hingga teknik analisis data yang sesuai dengan tujuan penelitian. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya integritas akademik dan etika penelitian dalam menghasilkan karya ilmiah yang kredibel.
Pada sesi kedua (29 mei 2029), materi Scientific Writing difokuskan pada teknik penulisan ilmiah yang efektif sesuai standar publikasi internasional. Peserta memahami struktur artikel ilmiah, pentingnya kejelasan ide, konsistensi bahasa, serta ketepatan sitasi. Selain itu, dibahas strategi pemilihan jurnal, proses publikasi, serta etika penulisan ilmiah. Pelaksanaan UGC yang mengintegrasikan dua topik materi dalam riset ini, mendorong interaksi akademik yang aktif dan kontekstual, sekaligus dikaitkan dengan pencapaian SDGs. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif, khususnya terkait penerapan metode komputasi modern dalam riset disertasi dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah. Kegiatan ini mendiskusikan secara mendalam mengenai penulisan artikel ilmiah yang efektif untuk publikasi pada jurnal bereputasi internasional. Materi yang disampaikan mencakup struktur artikel ilmiah, strategi menyusun abstrak yang menarik, teknik penyajian hasil penelitian, hingga tips menghadapi proses peer review. Para peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai tantangan yang sering dihadapi dalam proses publikasi ilmiah.

Gambar 3. Pemaparan Narasumber materi Scientific Writing
Kegiatan Global Classroom merupakan bagian dari upaya universitas untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas luaran penelitian sivitas akademika. Melalui kolaborasi dengan pakar dari berbagai negara, mahasiswa dan dosen diharapkan dapat memperoleh wawasan global serta mengadopsi praktik terbaik dalam penelitian dan publikasi ilmiah.
Melalui penyelenggaraan UNDIP Global Classroom ini, Universitas Diponegoro terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada keunggulan akademik dan internasionalisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya penelitian-penelitian berkualitas tinggi serta meningkatkan kontribusi UNDIP dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai permasalahan global melalui riset yang inovatif dan berdampak. Selain itu, peserta diharapkan mampu mengintegrasikan pemahaman desain penelitian dan penulisan ilmiah dalam penyusunan karya akademik, khususnya proposal dan disertasi, sekaligus meningkatkan kualitas riset dan daya saing publikasi di tingkat global. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan melahirkan peneliti yang mampu menghasilkan penelitian yang valid dan inovatif serta mengomunikasikan hasilnya secara efektif kepada komunitas ilmiah internasional.
====oo000oo====